Wednesday, March 19, 2014

coreldraw

belajar coreldraw


1.Tampilan program Corel Draw


Title Bar

Memberi informasi tentang nama file dan aplikasi yang sedang dibuka. Pada ujung pojok kanan atas terdapat tombol Maximize Button untuk membuat tampilan CoreDraw satu layar penuh, Minimize button untuk meletakkan program pada Taskbar menu, sedangkan Close button untuk mengakhiri program.

-Menu Bar

Menu Bar adalah barisan menu yang terdiri dari File, Edit, Layout, Type, Element, Utilities, View, Window dan Help. Semua perintah-perintah terdapat pada menu menu tersebut.
Standard Tool Bar

Perintah – perintah yang sering digunakan dapat juga diakses melalui Standard Tool Bar. Pada Standard Tool Bar terdapat icon – icon perintah yang sering kita gunakan, misalnya untuk membuat file baru, membuka file, menyimpan, mencetak dan sebagainya. Hanya dengan klik sekali pada icon yang dimaksud maka perintah akan langsung dijalankan oleh CorelDraw.
Property Bar

Property Bar merupakan baris perintah yang unik, karena tampilannya akan selalu berubah dan perintah-perintah yang ada didalamnya akan menyesuaikan dengan icon yang sedang aktif pada tool Box. Misalnya tool Box sedang aktif pada Zoom Tool, maka akan memunculkan property dari Zoom tool, demikian juga dengan tool­tool yang lain. Disini kita akan dapat lebih cepat dalam mengakses perintah-perintah yang berhubungan dengan tool yang sedang aktif.
Horizontal Ruler

berfungsi untuk membantu kita dalam membuat desain dengan ukuran yang tepat. karena terdapat mistar horizontal dengan satuan ukuran yang dapat kita ubah sewaktu-waktu.
Printable Area

merupakan area dimana desain kita diletakkan untuk dicetak. Untuk mendesain kita boleh di luar printable area, namun ketika akan dicetak maka harus dimasukkan ke printable area tersebut.
Color Palette

Warna merupakan unsur penting dalam sebuah desain grafis. Corel Draw memberikan berbagai kemudahan untuk mengakses dan memilih berbagai model warna. Kita dapat mengakses tool-tool warna melalui on-screen color palette, Color dialog box, maupun Color Roll-upuntuk memilih warna isi, outline, kertas dan lain‑ lain. Namun langkah yang tercepat untuk mengakses warna adalah melalui On-screen color palette yan gtesedia di sebelah kanan window.
Tool Box

Merupakan barisan icon yang menyimpan berbagai macam perintah untuk pembuatan obyek dasar, editing obyek, efek-efek interaktif dan lain lain.



Yang perlu diperhatikan pada setiap bagian window Corel Draw adalah, kita dapat mengakses suatu perintah melalui berbagai cara yang kita sukai. Misalnya untuk membuat file baru, dapat memalui menu bar, tool bar, maupun menggunakan perintah Short Cut.

Tool Box merupakan sarana utama pada Corel Draw. Tool Box menyimpan berbagai perintah perintah untuk membuat obyek dasar, editing obyek, memberikan efek-efek interaktif dan lain-lain.





Alat-alat yang ada dalam tool box:

1.Pick tool: digunakan untuk memilih gambar.

2.Shape tool: untuk merubah bentuk obyek secara halus.

3.Knife tool: untuk memotong obyek.

4.Eraser tool: untuk menghapus bagian obyek

5.Smudge brush: untuk mengubah bagian garis outline pada obyek dengan cara draging.

6.Roughen brush: digunakan untuk mengubah bagian ouline pada garis vektor dari obyek.

7.Free transform tool: digunakan untuk memutar obyek dengan bebas

8.Zoom tool: dipergunakan untuk memperbesar tampilan obyek.

9.Hand tool: digunakan untuk memindah tampilan obyek.

10.Free hand tool: digunakan untuk menggambar kurve dengan satu segment.

11.Polyline tool: digunakan untuk menggambar garis dan kurve.

12.Freehand tool: dipergunakan untuk membuat garis bebas.

13.Bezier tool: untuk membuat garis lurus.

14.3 Point curve: digunakan untuk membuat kurve dengan tiga point, dengan cara drag dari point 1 lepas pada point 2 kemudian klik pada point ke 3 untuk mengakhiri pembuatan kurve.

15.Artistic media tool: untuk membuat garis dengan gaya artistic, pada pilihan ini terdapat 3 pilihan yaitu Brush, Sprayer calligraphic dan pressure.

16.Dimension tool: untuk membuat garis yang dilengkapi dengan nilai dan satuan pengukuran.

17.Interactive connector tool: adalah tool yang digunakan untuk menggabungkan dua buah obyek dengan garis.

18.Rectangel tool: untuk membuat obyek kotak.

19. 3 Point rectangle: pilihan ini digunakan untuk membuat obyek kotak dengan tiga point dengan cara drag dari point 1 lepas pada point 2 dan klik pada point 3 sebagai akhir pembuatan obyek kotak/ ragtangle.

20.Ellipse: digunakan untuk membuat obyek berbentuk lingkaran/ ellips dengan cara melakukan draging.

21.3 Point ellipse: digunakan untuk membuat lingkaran dengan titik point dengan cara draging dari point satu sebagai awal. Lepas pada point ke 2 dan lepas pada point ke 3 sebagai akhir dari pembuatan lingkaran.

22.Polygon tool: untuk membuat obyek polygon [obyek dengan banyak sudut].

23.Spiral tool: untuk membuat obyek Spiral.

24.Graph paper tool: untuk membuat obyek dengan bentuk gabungan otak hingga Nampak seperti obyek table.

25.Basic shapes: untuk membentuk obyek bentuk dasar yang sudah disiapkan system CrowelDraw 11.

26.Arrow shapes: untuk membuat obyek bentuk anak panah dengan berbagai bentuk dan pola, arah dan beberapa pola ujung panah.

27.Flowchart shapes: untuk penyusunan obyek Flowchart/diagram dengan bentuk flowchart.

28.Star shapes: untuk membuat obyek bentuk bintang.

29.Callout tool: untuk membuat obyek guna memberikan keterangan pada sebuah obyek lain.

30.Text tool: untuk membuat obyek bentuk artistic text atan pharagraf text.

31.Interactive blend tool: untuk membuat penggandaan obyek hingga mendekati bentuk obyek terakhir.

32.Interactive counter tool: untuk membuat penggandaan obyek dengan ukuran yang berbeda.

33.Interactive envlope tool: untuk membuat obyek dengan mengikuti pola yang diinginkan.

34.Interactive extrude tool: untuk membuat obyek dengan efek tiga dimensi berdasarkan obyek dasar.

35.Interactive drop shadow: untuk membuat obyek dengan efek bayangan.

36.Interactive transparency: tool untuk membuat obyek dengan fill bentuk transparan terhadap obyek yang ada di belakangnya.

37.Eyedropper tool: dipergunakan untuk mengetahui presentase warna yang digunakan untuk fill dari suatu obyek.

38.Paintbucket tool: tool yang digunakan untuk menyalin warna fill setelah menggunakan fasilitas eyedropper tool.

39.Interactive fill tool: untuk mengatur warna fill secara interactiive.

40.The interactive mesh tool: dipergunakan untuk menerapkan mesh grid pada obyek.

41.Fill tool: untuk mengatur warna fill dan suatu obyek.

42.Outline tool: tool yang digunakan untuk merubah bentuk Outline, warna, ketebalan outline dari suatu obyek.


Vertical Scrool Bar

Penggulung halaman secara vertical. Anda dapat menggeser scrool bar ke atas dan kebawah untuk memperluas lembar kerja atau untuk melihat bagian tertentu dari gambar yang belum terlihat.
Vertical Ruler

Vertical ruler berfungsi untuk membuat garis bantu vertical.

- Horizontal Scrool Bar

penggulung halaman secara horisontal. Anda dapat menggeser horizontal scrool bar untuk melihat bagian kanan atau bagian kiri laembar kerja yang belum terlihat.
Status Bar

Memberikan informasi tentang operasi yang sedang dilakukan, koordinat posisi mouse berada dan juga informasi tentang warna pada obyek yang sedang diaktifkan, baik warna fill maupun outline.
Shortcut pada Corel Draw

Main Menu adalah Sederetan Menu yang dipersiapkan untuk membantu dalam proses pembuatan dan editing gambar

Toolbox adalah kumpulan tool yang digunakan untuk mengedit gambar
Properties Bar adalah Tempat kita melakukan pengaturan
Pilihan Warna / Color Pallete digunakan untuk memberi warna pada object
Lembar / Kertas Kerja adalah Tempat kita menggambar / bekerja

Beberapa Shortcut pada Corel Draw yang dapat membatu dalam bekerja

Break Apart => Ctrl+K
Combine => Ctrl+L
Contour => Ctrl+F9
Copy => Ctrl+C
Copy => Ctrl+Insert
Duplicate => Ctrl+D
Ellipse => F7
Envelope => Ctrl+F7
Export… => Ctrl+E

Find Text… => Alt+F3
Format Text… => Ctrl+T
Freehand => F5
Full-Screen Preview => F9
Graph Paper => D
Group => Ctrl+G
Import… => Ctrl+I
Lens => Alt+F3
New => Ctrl+N
Open… => Ctrl+O
Options… => Ctrl+J

Paste => Ctrl+V

Paste => Shift+Insert

Polygon => Y

Position => Alt+F7

Print… => Ctrl+P

Rectangle => F6

Repeat => Ctrl+R

Rotate => Alt+F8

Save… => Ctrl+S

Scale => Alt+F9

Spell Check… => Ctrl+F12

Spiral => A

Text => F8

Undo => Ctrl+Z

Undo => Alt+Backspace

Ungroup => Ctrl+U
Visual Basic Editor… => Alt+F11
What’s This? => Shift+F1

Align Bottom => B
Align Centers Horizontally => E
Align Centers Vertically => C
Align Left => L
Align Right => R
Align To Baseline => Alt+F12
Align Top => T
All Small Capitals => Ctrl+Shift+K
Artistic Media => I

Back => Ctrl+PgDn
Bold => Ctrl+B
Brightness/Contrast/Intensity… => Ctrl+B
Bring up Property Bar => Ctrl+Return
Bullet => Ctrl+M

Change Case… => Shift+F3
Center => Ctrl+E
Center to Page => P
Color Balance… => Ctrl+Shift+B
Color => Shift+F12
Color => Shift+F11
Convert => Ctrl+F8
Convert To Curves => Ctrl+Q
Convert Outline To Object => Ctrl+Shift+Q
Cut => Ctrl+X
Cut => Shift+Delete

Delete => Delete
Delete Character to Right => Delete
Delete Word to Right => Ctrl+Delete
Distribute Bottom => Shift+B
Distribute Centers Horizontally => Shift+E
Distribute Centers Vertically => Shift+C
Distribute Left => Shift+L
Distribute Right => Shift+R
Distribute Spacing Horizontally => Shift+P
Distribute Spacing Vertically => Shift+A
Distribute Top => Shift+T
Drop Cap => Ctrl+Shift+D

Edit Text… => Ctrl+Shift+T

Exit => Alt+F4

Eraser => X

Font List => Ctrl+Shift+F
Font Size Decrease ===> Ctrl+NUMPAD2
Font Size Decrease ===> Ctrl+NUMPAD2
Font Size Increase ===> Ctrl+NUMPAD8
Font Size Increase ===> Ctrl+NUMPAD8
Font Size List ===> Ctrl+Shift+P
Font Size Next Combo Size ===> Ctrl+NUMPAD6
Font Size Next Combo Size ===> Ctrl+NUMPAD6
Font Size Previous Combo Size => Ctrl+NUMPAD4
Font Size Previous Combo Size => Ctrl+NUMPAD4
Font Weight List ===> Ctrl+Shift+W
Force Full ===> Ctrl+H
Forward One ===> Ctrl+PgUp
Fountain ===> F11
Full ===> Ctrl+J

Graphic and Text Styles ===> Ctrl+F5

HTML Font Size List ===> Ctrl+Shift+H
Hand ===> H
Horizontal Text ===> Ctrl+,
Hue/Saturation/Lightness… ===> Ctrl+Shift+U

Insert Character ===> Ctrl+F11
Interactive Fill ===> G
Italic ===> Ctrl+I

Left ===> Ctrl+L

Linear ===> Alt+F2

Mesh Fill ===> M
Micro Nudge Down ===> Ctrl+DnArrow
Micro Nudge Left ===> Ctrl+LeftArrow
Micro Nudge Right ===> Ctrl+RightArrow
Micro Nudge Up ===> Ctrl+UpArrow
Move Down 1 Frame ===> PgDn
Move Down 1 Line ===> DnArrow
Move Down 1 Paragraph ===> Ctrl+DnArrow
Move Left 1 Character ===> LeftArrow
Move Left 1 Word ===> Ctrl+LeftArrow
Move Right 1 Character ===> RightArrow
Move Right 1 Word ===> Ctrl+RightArrow
Move Up 1 Frame ===> PgUp
Move Up 1 Line ===> UpArrow
Move Up 1 Paragraph ===> Ctrl+UpArrow
Move to Beginning of Frame ===> Ctrl+Home
Move to Beginning of Line ===> Home

Move to Beginning of Text ===> Ctrl+PgUp
Move to End of Frame ===> Ctrl+End
Move to End of Line ===> End
Move to End of Text ===> Ctrl+PgDn

Navigator ===> N
Next Page ===> PgDn
None ===> Ctrl+N
Nudge Down ===> DnArrow
Nudge Up ===> UpArrow
Nudge Left ===> LeftArrow
Nudge Right ===> RightArrow

Pan Down ===> Alt+DnArrow
Pan Left ===> Alt+LeftArrow
Pan Right ===> Alt+RightArrow
Pan Up ===> Alt+UpArrow
Pen ===> F12
Previous Page ===> PgUp
Properties ===> Alt+Return

Redo ===> Ctrl+Shift+Z
Refresh Window ===> Ctrl+W
Right ===> Ctrl+R

Size ===> Alt+F10

Save As… ===> Ctrl+Shift+S
Select Down 1 Frame ===> Shift+PgDn
Select Down 1 Line ===> Shift+DnArrow
Select Down 1 Paragraph => Ctrl+Shift+DnArrow
Select Left 1 Character ===> Shift+LeftArrow
Select Left 1 Word ===> Ctrl+Shift+LeftArrow
Select Right 1 Character ===> Shift+RightArrow
Select Right 1 Word ===> Ctrl+Shift+RightArrow
Select Up 1 Frame ===> Shift+PgUp
Select Up 1 Line ===> Shift+UpArrow
Select Up 1 Paragraph ===> Ctrl+Shift+UpArrow
Select all objects ===> Ctrl+A
Select to Beginning of Frame => Ctrl+Shift+Home
Select to Beginning of Line ===> Shift+Home
Select to Beginning of Text ===> Ctrl+Shift+PgUp
Select to End of Frame ===> Ctrl+Shift+End
Select to End of Line ===> Shift+End
Select to End of Text ===> Ctrl+Shift+PgDn
Shape ===> F10
Show Non-Printing Characters ===> Ctrl+Shift+C
Snap To Grid ===> Ctrl+Y
Style List ===> Ctrl+Shift+S
Super Nudge Down ===> Shift+DnArrow
Super Nudge Left ===> Shift+LeftArrow

Super Nudge Right ===> Shift+RightArrow

Super Nudge Up ===> Shift+UpArrow

Text ===> Ctrl+F10
To Back ===> Shift+PgDn
To Front ===> Shift+PgUp
Toggle Pick State ===> Ctrl+Space
Toggle View ===> Shift+F9

Underline ===> Ctrl+U

Vertical Text ===> Ctrl+.

View Manager ===> Ctrl+F2

Zoom ===> Z
Zoom Out ===> F3
Zoom One-Shot ===> F2
Zoom To Fit ===> F4
Zoom To Page ===> Shift+F4
Zoom To Selection ===> Shift+F2

Perbedaan Corel draw dengan Photoshop

“Adobe Photoshop : lebih di peruntukan untuk mengedit sebuah foto/gambar dan sering digunakan untuk menyempurnakan/memaksimalkan warna.
Corel Draw : lebih mengarah pada desain logo,kaos,sepanduk,dll.

Untuk desain logo/lambang seperti yang agan maksud ,agan bisa menggunakan corel draw dan kemudian kalau warnanya kurang/tidak sesuai yang agan inginkan, agan dapat menyempurnakannya dengan Adobe Photoshop. tapi melihat harus pakai dua aplikasi sekaligus untuk mendapatkan hasil yang maksimal. saya sarankan menggunakan Adobe illustrator. sebab software tersebut merupakan gabungan dari Photoshop dan Corel Draw, yang dibuat untuk para pendesain untuk dapat memaksimalkan hasil desain dengan cepat.
mengenai tampilan/fitur Adobe illustrator sama seperti Photoshop dan Corel Draw. jadi bila agan sudah tidak asing dan sering mengunakan Photoshop dan Corel Draw, pastinya tidak akan mengalami kesulitan untuk menjalankan Adobe illustrator.”http://id.answers.yahoo.com/activity?show=SK5RLQXZG2KU7JLTXNFBD6QXTQ&t=g

“basically, photoshop adalah tool utk mengedit foto sedangkan coreldraw adalah tool utk menggambar. akan tetapi, pd prakteknya photoshop bisa digunakan jg utk menggambar.



perbedaan yg paling nyata antara photoshop dan coreldraw:
1. photoshop menggunakan sistem layer utk objek2nya sedangkan coreldraw tidak
2. photoshop berbasis pixel. jika objek diperbesar atau diperkecil, kepadatannya berubah (“pecah” ) sedangkan coreldraw berbasis vektor sehingga anda dpt memperbesar atau memperkecil objek tanpa mengubah kepadatannya. akan tetapi, apabila objek yg diolah memang pixel-based, di coreldraw pun tetap akan mengalami perubahan kepadatan. misalnya, anda ingin memperbesar foto (format jpeg). krn format jpeg adalah pixel-based, sekalipun anda memperbesar dg coreldraw, foto akan tetap “pecah”

semoga membantu

Kalau untuk membuat, mengedit, mendesain logo/lambang bagusnya pakai apa?

mendesain Logo pakai Corel..



Sunday, March 16, 2014




Sejarah Lahirnya Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret)


Sejarah Lahirnya Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret)- Masa Orde Baru merupakan masa yang ditandai dengan keluarnya Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) oleh Presiden Soekarno yang ditujukan kepada Letjen. Soeharto yang saat itu menjabat sebagai Menteri Panglima Angkatan Darat dan Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib).

Supersemar sendiri keluar karena dipicu adanya peristiwa G30S/PKI yang menewaskan jenderal-jenderal Indonesia. Akibat adanya peristiwa tersebut, muncul reaksi rakyat melalui aksi demo massa menentang PKI. Hingga pada 12 Januari 1966 muncul tiga tuntutan rakyat yang biasa disebut Tritura yang isinya : bubarkan PKI, turunkan harga, dan bersihkan kabinet dari G30S/PKI. Presiden Soekarno pun berpidato yang judulnya Nawaksara. Pidato yang berisikan 9 poin penting tersebut tidak satupun yang menyinggung PKI.
Sejarah Lahirnya Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret)
Sejarah Lahirnya Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret)
Pada tanggal 10 Maret 1966, Presiden Soekarno menemui Pangdam V Jaya, Amir Mahmud untuk menanyakan tentang pengamanan sidang paripurna yang akan dilaksanakan tanggal 11
Maret 1966. Amir Mahmud pun menjanjikan keadaan yang baik. Namun, pada hari dilaksanakannya sidang paripurna ada serangan dari luar gedung yang merupakan pasukan mahasiswa yang biasa disebut Pasukan Liar. Pada sidang tersebut, seluruh peserta hadir kecuali Soeharto. Pada saat berpidato dalam sidang, Presiden Soekarno mendapat memo yang berisikan SOS bahwa istana telah dikepung. Akhirnya Presiden Soekarno dan Kol. Sobur serta seorang lagi segera pergi ke Bogor menggunakan helikopter. Tiga orang jenderal lainnya ( Amir Mahmud, Basuki Rahmat, dan M. Yusuf) yang merasa harus mengamankan presiden segera menyusul tetapi mereka harus meminta izin kepada pimpinan mereka pada saat itu, yaitu Soeharto. Beliau mengizinkan mereka dengan syarat jika ingin diamankan, harus adasurat pernyataan. Akhirnya 3 orang jenderal tersebut itu menemui Presiden Soekarno dan membuat surat pernyataan dalam perjalanan kembali ke Jakarta di dalam mobil pada malam hari itu. Setelah dibaca, ternyata surat tersebut berisikan penyerahan kekuasaan.

Setelah munculnya Supersemar, di Indonesia terjadi dualisme kepemimpinan yang berarti adanya 2 pemimpin dalam satu negara.

Hingga pada 20 Februari 1967, Presiden Soekarno dipaksa untuk menyerahkan kekuasaan secara resmi kepada Soeharto dengan membuat memo pengunduran diri sebagai presiden RI. Memo tersebut yang kemudian dijadikan landasan hukum sidang istimewa MPRS (7-12 Maret 1967). Sidang tersebut menghasilkan Tap MPRS No. XXXIII/MPRS/1967 yang isinya pencabutan kekuasaan Presiden Soekarno atas segala kekuasaan pemerintah negara dan mengangkat pengemban supersemar sebagai presiden. Dasar pengangkatan Soeharto sebagai pengemban Supersemar adalah hasil dari sidang umum, Tap MPRS No. IX/MPRS/1966.

Akhirnya pada tanggal 12 Maret 1967, Soeharto diambil sumpahnya dan dilantik sebagai Pejabat Presiden Republik Indonesia. Dengan pelantikan tersebut, maka secara resmi terjadi pergantian pemerintahan dari masa Orde Lama (Demokrasi Terpimpin) ke pemerintahan yang baru (masa Orde Baru).
Sumber :http://dilaguntur.blogspot.com/2011/09/sejarah-lahirnyasupersemar.html?showComment=1362911707329#c2332553879159886542
 
 
 ISI SUPERSEMAR atau Surat Perintah Sebelas Maret adalah surat perintah yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Soekarno pada tanggal 11 Maret 1966. Surat “sakti” ini berisi perintah yang menginstruksikan Soeharto, selaku Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban/Pangkopkamtib (saat itu) untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu dalam mengatasi situasi keamanan yang buruk pada saat itu.
Diatas tadi sudah saya berikan gambar Naskah SUPERSEMAR, kalau kurang jelas membacanya dibawah ini saya berikan Isi SUPERSEMAR Surat Perintah Sebelas Maret silahkan dibaca ya…
SURAT PERINTAH
I. Mengingat:
1.1. Tingkatan Revolusi sekarang ini, serta keadaan politik baik nasional maupun Internasional
1.2. Perintah Harian Panglima Tertinggi Angkatan Bersendjata/Presiden/Panglima Besar Revolusi pada tanggal 8 Maret 1966
II. Menimbang:
2.1. Perlu adanja ketenangan dan kestabilan Pemerintahan dan djalannja Revolusi.
2.2. Perlu adanja djaminan keutuhan Pemimpin Besar Revolusi, ABRI dan Rakjat untuk memelihara kepemimpinan dan kewibawaan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi serta segala adjaran-adjarannja
III. Memutuskan/Memerintahkan:
Kepada: LETNAN DJENDERAL SOEHARTO, MENTERI PANGLIMA ANGKATAN DARAT
Untuk: Atas nama Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi:
1. Mengambil segala tindakan jang dianggap perlu, untuk terdjaminnja keamanan dan ketenangan serta kestabilan djalannja Pemerintahan dan djalannja Revolusi, serta mendjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimin Besar revolusi/mandataris M.P.R.S. demi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, dan melaksanakan dengan pasti segala adjaran Pemimpin Besar Revolusi.
2. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan-Angkatan lain dengan sebaik-baiknja.
3. Supaya melaporkan segala sesuatu jang bersangkuta-paut dalam tugas dan tanggung-djawabnja seperti tersebut diatas.
IV. Selesai.
Djakarta, 11 Maret 1966
Surat Perintah Sebelas Maret atau SUPERSEMAR yang saya berikan diatas adalah versi yang dikeluarkan dari Markas Besar Angkatan Darat (AD) yang juga tercatat dalam buku-buku sejarah. Sebagian kalangan sejarawan Indonesia mengatakan bahwa terdapat berbagai versi Supersemar sehingga masih ditelusuri naskah supersemar yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno di Istana Bogor.
Nah bagaimana teman-teman? sudah tahu kan ISI SUPERSEMAR atau Surat Perintah Sebelas Maret 1966. Saya juga pernah kasih tahu tentang Pengertian dan Fungsi Negara dan juga Pengertian HAM silahkan dibaca juga supaya ilmu kita tambah banyak. Sesuatu banget deh. Semoga bermanfaat ya ISI SUPERSEMAR yang saya berikan tadi.

keluarnya supersemar 
Menurut versi resmi, awalnya keluarnya supersemar terjadi ketika pada tanggal 11 Maret 1966, Presiden Soekarno mengadakan sidang pelantikan Kabinet Dwikora yang disempurnakan yang dikenal dengan nama "kabinet 100 menteri". Pada saat sidang dimulai, Brigadir Jendral Sabur sebagai panglima pasukan pengawal presiden' Tjakrabirawa melaporkan bahwa banyak "pasukan liar" atau "pasukan tak dikenal" yang belakangan diketahui adalah Pasukan Kostrad dibawah pimpinan Mayor Jendral Kemal Idris yang bertugas menahan orang-orang yang berada di Kabinet yang diduga terlibat G-30-S di antaranya adalah Wakil Perdana Menteri I Soebandrio.
Berdasarkan laporan tersebut, Presiden bersama Wakil perdana Menteri I Soebandrio dan Wakil Perdana Menteri III Chaerul Saleh berangkat ke Bogor dengan helikopter yang sudah disiapkan. Sementara Sidang akhirnya ditutup oleh Wakil Perdana Menteri II Dr.J. Leimena yang kemudian menyusul ke Bogor.
Situasi ini dilaporkan kepada Mayor Jendral Soeharto (yang kemudian menjadi Presiden menggantikan Soekarno) yang pada saat itu selaku Panglima Angkatan Darat menggantikan Letnan Jendral Ahmad Yani yang gugur akibat peristiwa G-30-S/PKI itu. Mayor Jendral (Mayjend) Soeharto saat itu tidak menghadiri sidang kabinet karena sakit. (Sebagian kalangan menilai ketidakhadiran Soeharto dalam sidang kabinet dianggap sebagai sekenario Soeharto untuk menunggu situasi. Sebab dianggap sebagai sebuah kejanggalan).
Mayor Jendral Soeharto mengutus tiga orang perwira tinggi (AD) ke Bogor untuk menemui Presiden Soekarno di Istana Bogor yakni Brigadir Jendral M. Jusuf, Brigadir Jendral Amirmachmud dan Brigadir Jendral Basuki Rahmat. Setibanya di Istana Bogor, pada malam hari, terjadi pembicaraan antara tiga perwira tinggi AD dengan Presiden Soekarno mengenai situasi yang terjadi dan ketiga perwira tersebut menyatakan bahwa Mayjend Soeharto mampu mengendalikan situasi dan memulihkan keamanan bila diberikan surat tugas atau surat kuasa yang memberikan kewenangan kepadanya untuk mengambil tindakan. Menurut Jendral (purn) M Jusuf, pembicaraan dengan Presiden Soekarno hingga pukul 20.30 malam.
Presiden Soekarno setuju untuk itu dan dibuatlah surat perintah yang dikenal sebagai Surat Perintah Sebelas Maret yang populer dikenal sebagai Supersemar yang ditujukan kepada Mayjend Soeharto selaku panglima Angkatan Darat untuk mengambil tindakan yang perlu untuk memulihkan keamanan dan ketertiban.
Supersemar2
Surat Supersemar tersebut tiba di Jakarta pada tanggal 12 Maret 1966 pukul 01.00 waktu setempat yang dibawa oleh Sekretaris Markas Besar AD Brigjen Budiono. Hal tersebut berdasarkan penuturan Sudharmono, dimana saat itu ia menerima telpon dari Mayjend Sutjipto, Ketua G-5 KOTI, 11 Maret 1966 sekitar pukul 10 malam. Sutjipto meminta agar konsep tentang pembubaran PKI disiapkan dan harus selesai malam itu juga. Permintaan itu atas perintah Pangkopkamtib yang dijabat oleh Mayjend Soeharto. Bahkan Sudharmono sempat berdebat dengan Moerdiono mengenai dasar hukum teks tersebut sampai Supersemar itu tiba.

 

Monday, February 24, 2014

BIOGRAFI WINSTON CHURCHILL

WINSTON CHURCHILL Role as a strategist , orator , diplomat and a leading politician makes this man one of the most influential figures in the history of the world . In 1953 , he was awarded the Nobel Prize in literarur because of the contributions that he gave in his books on English and world history . Immediately following is a glimpse of the biography of Winston Churchill . His full name Sir Winston Leonard Spencer Churchill was born in Oxfordshire , England , 30 November 1874 and died January 24, 1965 at the age of 90 years is a political figure and author of the UK 's most well known as the Prime Minister of Great Britain during the Second World War . Churchill actual surname was Spencer- Churchill ( because he has a blood relationship with the Spencer family ) , but starting with his father , Lord Randolph Churchill , the whole family began using the surname Churchill . Winston Churchill was a descendant of the family of the first well-known Churchill , John Churchill , the first Duke Marlborough . Winston 's father , Lord Randolph Churchill , was a political figure who is also the third son of John Spencer - Churchill , 7th Duke Marlborough . Mother was Lady Randolph Churchill Winston ( Jennie Jerome ) , the daughter of American millionaire Leonard Jerome . Winston Churchill was born at Blenheim Palace in Woodstock , Oxfordshire , and he was born without any preparation when her mother started having contractions while traveling in horse-drawn carriages . Like the other boys from the upper class in those days , most of her childhood was spent in boarding school . One is the widespread anecdotal stories when Churchill wrote the entrance exam to Harrow School . When the Latin exam , he just wrote the title , his name , and the number 1 spot . Though he admitted , he was placed in a class for students who are not achieving , is concentrated into English lessons , field of study very well controlled by Churchill . Now , every year , Harrow school awarded Churchill ( Churchill essay prize ) for essays that discuss topics that have been previously determined by the head of the English language . Churchill 's mother ( known at that time as Lady Randolph ) rarely visited his son , despite that Churchill loved and admired her . Churchill often write a letter , asking her to come visit or to ask his father to let him go home . After Winston adults , the relationship between Winston and his mother became closer , so that their relationship is more like brother and sister relationship and close friendship . The relationship between Churchill and his father are not close , despite that he always followed his father 's career . In 1816 , he proclaimed , " My father is a financial chancellor ( Chancellor of the Exchequer ) and one day , I will be doing the same thing . " He does not have many friends as a child and it is always remembered by it . Churchill is very close to the nanny , Elizabeth Anne Everest , and was very sad when he died on July 3, 1895 . Churchill paid his funeral expenses in the City of London Cemetery and Crematorium . Unsatisfactory performance in Harrow , Churchill often punished for poor value and are considered not trying to learn better . His behavior is independent and rebellious nature often becomes an obstacle for studying classical subjects such as Latin and ancient Greek history . Nevertheless it shows the amount of talent in other subjects , such as history , where he often get the best value . Churchill is often considered , especially the curry he himself beranggap so , fails to excel in school . But he never accomplished by winning the fencing match at school . Churchill had been a member of freemason around 1895 , shortly after his father died until around 1912 . Churchill attended the military academy at Sandhurst . After graduating at the age of 20 years , Churchill joined the army as a Subaltern ( similar to the rank of lieutenant ) in the Hussar cavalry IV regimen ( with the name of the Queen 's Own regimen ) . This regimen was placed in Bengaluru , India . In India , Churchill spent most of his time playing polo . This situation is not satisfactory Churchill young and thirsty military experience . He began looking for an opportunity to join in the fight . In 1895, Churchill and Reggie Barnes to get permission to go to Cuba to become an observer of war between Spain and the insurgents Cuban soldiers . Churchill also earn a commission as a correspondent for the Daily Graphic newspaper . Churchill was delighted when he was involved in a shootout for the first time on his birthday 21 . While en route to Cuba , he had visited the United States for the first time and was introduced to the community of New York by a close friend of his mother , Bourke Cockran . In 1897, Churchill tried to visit the Greek - Turkish War but the war ended before he arrived on the battlefield . So he decided to take leave and vacation in the UK . As soon as he heard about the Pathan uprising in the North West Frontier of India ( now a Pakistani region ) , he immediately returned to India to participate in the fight to end the uprising. Sir Bindon Blood , leader of the expeditionary forces assigned to fight rebels Pathan , has promised Churchill that he can take part in this conflict . While serving in expeditionary forces for six weeks , Churchill also wrote articles for the newspapers The Pioneer and The Daily Telegraph to 5 pounds per article . In October 1897, Churchill returned to England . His first book on the conflict above , The Story of the Malakand Field Force , published in December . In October 1898, Churchill returned to England from his participation in the invasion of cavalry ( cavalry charge ) last British in the battle at Omdurman and began writing the book The River War , published in two volumes in the next year . In 1899 Churchill left the army and decided to perk career in parliament . He became a candidate for the conservative party in Oldham but could only finish third in the election , while Oldham at the time only had a quota for the two seats . Churchill published two books about the Boer War , London to Ladysmith via Pretoria which was published in May and Ian Hamilton 's March in October 1900. At the beginning of World War II, Churchill was appointed as First Lord of the Admiralty If Chamberlain 's replaced the department in May , 1940, Churchill was sworn in as Prime Minister and form a joint kingdom . Churchill soon made ​​a friend and her closest adviser , Max Aitken , ( Lord Beaverbrook ) an industrialist and owner of the leading akhbar , the person responsible for controlling spending airplanes . Dexterity mind allowing British commerce Max Aitken increase kejuruteraan and expenditure with appropriate aircraft , which contributes to its former glory when the time of war . Churchill the first greeting of the day is an important source of inspiration to the British were depressed . The fact that the leading " I do not have nothing to offer but blood , strong work , tears , and sweat " is his first speech as Prime Minister . Next Speech before the Battle of Britain , with " We will defend our island , whatever the price though , we will fight on the beaches , we shall fight on the landing place , we shall fight in the fields and streets , we shall fight in the hills , we would not be at all - time to give up . " Although the role of Churchill in World War II can not be denied , he has many enemies in his realm . He voiced his distaste for the idea as the provision of public health and better education for the majority of the population caused a lot of dissatisfaction among the hearts of those who fought especially when warfare . Immediately after the war , Churchill was defeated badly by Clement Attlee and the Labour Party ( UK ) . After the defeat of the Labour Party ( UK ) in the 1951 election , Churchill again held the post of Prime Minister . In 1953 , Winston Churchill was awarded two honorary degrees . He was given the title of Sir Winston Churchill and became Sir Winston Churchill was awarded the Nobel Prize for his expertise in writing, in the writing of history and the history of intelligence and also spoke in defense of human values ​​high . A stroke in June 1953 Winston Churchill memyebabkan paralyzed the left. Winston Churchill retired due to health on 5 April 1955 but retaining his post as Chancellor for the University of Bristol. On January 15, 1965 , Winston Churchill had a second stroke - evere cerebral thrombosis - that caused him severe pain . Winston Churchill died nine days later on January 24, 1965 . His body was placed in Westminster Hall for three days and a state funeral ceremony was held at St Paul 's Cathedral . This is the first state funeral was held for the common man since Arthur Wellesley , 1st Duke of Wellington over 100 years ago . At the request of Winston Churchill , he was interred in the family plot at St Martin 's Churchyard , Bladon , Woodstock , UK

Wednesday, February 5, 2014

Cara Menginstal dan Aktivasi CorelDraw X4

Cara Menginstall CorelDraw X4

  • Langkah-langkah Menginstal CorelDraw suite X4:
1. Mengaktifkan all featurres pada toolbar agar bisa di pake dengan efisiens
    Klick file setup.exenya.Menunggu proses untuk instlasinya mulai


2. Kemudian, ikuti printah untuk license agreementnya
    Centang pada kolom kiri bawah “I accept the license agreement” -nya
    Klick NEXT untuk melanjutkan proses


3. Pilih/centang I have a serial number, kemudian masukan serial namber yang ada di Corel X4 yang anda         punya. S/N:DR14T22-FKTH7SJ-KN3CTHP-5BED2VW.
    Klick next

4. Pada sesi ini, Jika Anda tidak memiliki Serial Number
   Centang di “I don’t have a number and want to try the product”

Jika instalasi telah selesai
Klick Finish



  • Jika Anda ingin memperpanjang pemakaian CorelDraw X4 Anda agar bisa digunakan selamanya
Ikutilah cara-cara berikut

1. Buka file “Crack” di file Corel Draw X4 Anda
2. Klik “Keygen” pada produk DarkLord/Again, klik tombol Serial Number

3. Maka, angka Serial Number Anda telah terisi
4. Copykan angka yang muncul pada kotak Serial Number di Jendela Installer CorelDraw dan klik Next
5. Tunggu sampai install selesai.
6. Jika proses instalasi selesai, jalankan Corel Draw X4 via Start > All Programs > Corel Draw Graphics Suite X4 > CorelDraw X4
7. Pada jendela aktivasi, klik Serial Number di pojok kiri bawah
8. Pada jendela baru isikan lagi serial number dan klik Phone Corel


9. Copy Code Instalation yang muncul pada jendela berikutnya (tanpa -) di kolom Instalation Code Keygen. Klik Activation Code
10. Copy Activation Code hasil generation Keygen pada jendela aktivasi CorelDraw X4 dan klik Next


11. Proses Aktivasi selesai

Cara Menginstall & Mengaktifkan CorelDraw X4


 Cara Menginstall CorelDraw X4
Langkah-langkah Menginstal CorelDraw suite X4:

Mengaktifkan all featurres pada toolbar agar bisa di pake dengan efisiens
Klick file setup.exenya.Menunggu proses untuk instlasinya mulai



Kemudian, ikuti printah untuk license agreementnya
Centang pada kolom kiri bawah “I accept the license agreement” -nya
Klick NEXT untuk melanjutkan proses









Pilih/centang I have a serial number, kemudian masukan serial namber yang ada di Corel X4 yang anda punya. S/N:DR14T22-FKTH7SJ-KN3CTHP-5BED2VW.
Klick next



Pada sesi ini, Jika Anda tidak memiliki Serial Number
Centang di “I don’t have a number and want to try the product”

Jika instalasi telah selesai
Klick Finish





Cara Mengaktivasi CorelDraw X4

Jika Anda ingin memperpanjang pemakaian CorelDraw X4 Anda agar bisa digunakan selamanya
Ikutilah cara-cara berikut

1. Buka file “Crack” di file Corel Draw X4 Anda
2. Klik “Keygen” pada produk DarkLord/Again, klik tombol Serial Number



3. Maka, angka Serial Number Anda telah terisi
4. Copykan angka yang muncul pada kotak Serial Number di Jendela Installer CorelDraw dan klik Next
5. Tunggu sampai install selesai.
6. Jika proses instalasi selesai, jalankan Corel Draw X4 via Start > All Programs > Corel Draw Graphics Suite X4 > CorelDraw X4
7. Pada jendela aktivasi, klik Serial Number di pojok kiri bawah
8. Pada jendela baru isikan lagi serial number  dan klik Phone Corel





9. Copy Code Instalation yang muncul pada jendela berikutnya (tanpa -) di kolom Instalation Code Keygen. Klik Activation Code

10. Copy Activation Code hasil generation Keygen pada jendela aktivasi CorelDraw X4 dan klik Next

11. Proses Aktivasi selesai