Wednesday, November 12, 2014

resensi buku

Resensi Novel 3600 Detik



Judul : 3600 Detik
Penulis : Charon
Desain dan Ilustrasi sampul : Yustisea Satyalim
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Alamat Penerbit : Jl. Palmerah Berat 29-37, Jakarta 10270
Cetakan Pertama : Mei 2008
Tebal : 208 halaman
ISBN : 978 – 979 – 22 – 3728 – 3
Kategori : Romance
Text Bahasa : Bahasa Indonesia
Latar Belakang Pengarang
Charon, pernah menempuh pendidikan di Jurusan Sistem informasi di Universitas Bina Nusantara, angkatan 2002. Sekarang tinggal di Sukabumi bersama orang tuanya.Selain novel 3600 detik ini, Charon juga menulis novel lain yaitu 7 hari menembus waktu. Tapi sekarang belum berniat untuk menulis novel lagi karena kesibukan bekerjanya yang sangat menyita waktu.
Sinopsis
Sandra sangat terpukul ketika orang tuanya bercerai. Dan hatinya semakin sakit ketika ayahnya memutuskan ia harus tinggal bersama ibunya, yang selama ini tak pernah dekat dengannya. Kemarahan yang menggelora menjadikan Sandra remaja yang bandel. Berulang kali is di keluarkan dari sekolah karena kenakalannya yang di luar batas.
Akhirnya ibunya memutuskan untuk pindah kota. Mungkin suasana dan lingkungan baru akan mengubah perilaku putrinya. Namun di sekolahnya yang baru ini Sandra sudah bertekad untuk membuat dirinya di keluarkan lagi. Ia bertekad untuk membuat ulah agar para guru tak tahan terhadapnya. Namun ia salah perkiraan. Pak Donny sangat sabar menhadapinya. Wali kelasnya itu berpendapat, mengeluarkan Sandra berarti menuruti keinginan anak bandel ini.
Namun, lambat laun Sandra berubah. Orang tuanyapun heran. Mereka yakin Leon lah yang membuat gadis itu berubah. Mereka juga bertanya-tanya, kenapa Leon bisa bersahabat dengan Sandra, sementara murid-murid lain justru menjauhi gadis urakan itu. Apa yang membuat Leon tertarik padanya, padahal keduanya bagaikan bagaikan langit dan bumi. Leon adalah anak rumahan yang manis, bintang pelajar, sopan, tekun, berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Sandra.
Analisis Unsur Intrinsik
Tema : Percintaan
Latar : Sekolah, tempat main billiard, Rumah sakit, Pasar Malam.
Alur : Maju
Tokoh : Sandra, Leon, Pak Donny, Ibu
Perwatakan : Sandra orang yang urakan, kasar, cepat marah.
Leon orang yang baik, sabar, pengertian.
Pak Donny orang yang baik, sabar, dan pengertian.
Ibu orang yang sibuk, jarang ada untuk Sandra.
Sudut Pandang :
Sudut Pandang Orang Ketiga Serbatahu
Amanat : Jangan membenci seseorang hingga terlalu benci. Hal itu tidak baik untuk di lakukan.
Analisis Unsur Ekstrinsik
Nilai Moral : menjadi diri sendiri akan lebih baik dan tidak menjadikan kita menjadi orang yang berkelakuan buruk.
Nilai Sosial : Semua teman itu sama, jangan menjauhi teman karena dia nakal, yang harus di lakukan adalah membuatnya baik.
Nilai Agama : -
Keunggulan Novel
Novel ini mempunyai tema yang bagus, sehingga dapat membuat pembaca masuk dalam cerita. Jalan ceritanya juga tersusun rapi mulai dari awal hingga akhir. Gaya bahasanya juga mudah dipahami. Serta yang paling penting, novel ini mempunyai pesan moral yang tinggi.
Kelemahan Novel
Seperti kebanyakan novel-novel “teenlit”yaitu jalan cerita yang mudah sekali ditebak oleh pembaca. Serta sedikitnya permasalahan dalam cerita yang ada di novel tersebut, sehingga terdapat kesan yang kurang seru.
Kesimpulan
Setelah membaca dan menganalisa, menurut saya Novel ini layak untuk di baca dan di publikasi untuk para pembaca. Banyak amanat yang terdapat dalam novel ini. Novel ini juga dapat menghibur pembaca dan memberi banyak manfaat lain.

No comments:

Post a Comment